Selasa, 14 Februari 2012

ALAT PENDETEKSI KONDISI TELUR


Mungkin sebagian bagi Anda tidak peduli dengan kehidupan diluar yang nyatanya sangat berguna walau hanya sederhana, seperti kita ketahui teknologi sekarang ini sangat membantu terutama bagi orang yang menghabiskan waktunya untuk beraktifitas.
Salah satu karya yang dibuat ini cukup unik namun bermasyarakat yaitu Alat Pendeteksi Telur, memang pada umumnya banyak cara diantara kita mengetahui kondisi telur masih baik atau sudah busuk, salah satu contoh menerawang. Namun bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk kemudahan seperti yang kita harapkan.
Dengan memanfaatkan cahaya, alat pendeteksi telur ini bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Cahaya berupa lampu nantinya akan diterima oleh LDR maka kondisi telur akan mengetahui baik atau busuk.

Berikut Komponen yang diperlukan :
1. Rangkaian Driver LDR.
2. Rangkaian Mikrokontroler (yang kami gunakan AT89s51).
3. Rangkaian Buzzer.
4. Rangkaian Driver LCD.
5. Rangkaian Catudaya.

Langkah-langkah pembuatan rangkaian :
Rangkaian LDR.

LDR digunakan sebagai inputan dimana LDR singkatan dari Light Dependent Resistor adalah resistor yang nilai resistansinya berubah-ubah karena adanya intensitas cahaya yang diterima. Oleh karena itu kerja dari LDR sangat bergantung pada banyak tidaknya cahaya yang diterima.


Rangkaian Mikrokontroler.
Port yang digunakan P0 dan P2 (atau selera dengan pilihan anda).


Rangkaian Buzzer
Rangkaian buzzer digunakan untuk mengindikasikan kondisi telur yang diuji berupa suara sirine.



Rangkaian LCD.
Rangkaian ini yang nantinya akan berfungsi untuk menampilkan kondisi telur.


Rangkaian Catu Daya.
Rangkaian Catu Daya berfungsi memberi suplai tegangan pada masing-masing rangkaian.


Berikut ini hasil yang ditampilan pada LCD :
Hasil Tampilan Kondisi Telur Bagus.

Hasil Tampilan Kondisi Telur Jelek.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar