Jumat, 17 Februari 2012

Prinsip Kerja Relay

Relay merupakan komponen otomasi tradisional untuk kondisi sekang ini, namun bukan berarti tidak layak untuk dipelajari lagi. Komponen utama yang terdapat pada relay  ialah kumparan dimana kedua ujung kumparan ini jika diberi tegangan maka akan menciptakan sebuah medan magnet, medan magnet ini lah yang akan menggerakkan kontak , kontak ini biasanya dihubungkan dengan beban yang akan dikendalikan.
gambar skematik relay

Dari gambar diatas terlihat dibagian kiri yang berwarna hijau merupakan koil, dan disisi kiri merupakan kontak, koil pada relay bekerja sesuai dengan spesifikasi masing - masing, ada yang bekerja pada level tegangan DC ada pula yang bekerja pada level tegangan AC.


Kontak pada relay pun seragam ada yang hanya memilki sepasang kontak NO (Normally Open) / NC (Normally Close) ada juga yang memiliki dua pasang NO / NC. Salah satu kekurangan relay menurut saya ialah disisi kontak nya dimana jika kita hanya memiliki satu pasang kontak NO/ NC namun yang dapat kita gunakan hanya NO saja atau NO saja (lihat gambar).


Untuk menutup tulisan ini, yang perlu ditekankan sekalipun sekarang sudah sangat banyak ditemukan berbagai macam pengendali modern yang lebih sederhana dalam hal wiring namun memilki kemampuan yang luar biasa yang mampu di program dan diprogram ulang, yang talah memiliki CPU, I/O serta memory seperti programmable Logic Controller (PLC) ataupun mikrokontroler namun relay dapat djadikan sebagai solusi alternatif untuk melakukan proses pengendalian dalam level yang middle problem dan kalau dalam pertimbangan ekonomis maka relay dapat menjadi solusi tepat.



gambar Relay 


semoga bermanfaat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar