Jumat, 17 Februari 2012

RANCANG BANGUN PROGRAM SISTEM PENGENDALIAN SIRKULASI UDARA DALAM RUANGAN MELALUI PENDETEKSI KUALITAS UDARA BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA16 DENGAN OUTPUT SUARA


RANCANG BANGUN PROGRAM  SISTEM PENGENDALIAN SIRKULASI UDARA DALAM RUANGAN MELALUI PENDETEKSI KUALITAS UDARA BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA16
DENGAN OUTPUT SUARA


PROPOSAL PROYEK AKHIR
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Program Studi DIII
Jurusan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang








Oleh :
ILHAM ABDUL HADY
03306/2008

Konsentrasi : Teknologi Sistem Komputer




JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2011









 

 
BAB I
PENDAHULUAN
  
A.      Latar Belakang
Seiring perkembangan dan pertumbuhan penduduk yang sangat cepat di Indonesia dan meningkatnya jumlah penggunaan pada kendaraan bermotor,baik mobil maupun sepeda motor. Maka dampak yang ditimbulkan dari penggunaan kendaraan tersebut adalah gas beracun yang dihasilkannya sangat berbahaya bagi kesehatan dan tentu bisa menambah resiko terjadinya kanker paru-paru,bahkan penyakit lainnya.Gas beracun tersebut tidak hanya berasal dari kendaraan bermotor,tetapi juga berasal dari asap rokok,pembakaran sampah,kebakaran hutan,rumah tangga,industri atau pabrik-pabrik.
Perlu waktu lama untuk mensterilkan suatu ruangan setelah terpolusi udara kotor, seperti sisa pembakaran rokok, debu, bahan kimiawi (pengharum dan pembersih ruangan). Untuk membantu mengatasi polusi udara dalam ruangan diperlukan suatu sistem ventilasi sebagai sirkulasi udara dalam ruangan. Akan tetapi, ventilasi yang biasa digunakan kurang efektif untuk mengurangi polusi udara di dalam ruangan.
Maka dalam hal ini kita mengharapkan suatu sistem pengendalian sirkulasi udara yang berteknologi tinggi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk mengatasi hal yang demikian dibuatlah suatu alat yang memakai sistem  kontrol.
Rancang bangun program ini dibuat berdasarkan proyek akhir Rini Sefriani D3 jurusan Elektronika dengan judul Prototype Alat Pemutar Sirkulasi Udara Dan Suhu Dalam Ruangan  Berbasis Mikrokontroler AT89C52. Sebagaimana sistem kerja proyek akhir yang dibuat Saudari Rini menggunakan mikrokontroller AT89C52 dan menggunakan TGS2600 sebagai sensor udara, juga menggunakan LCD (Liquid Cristal Display) sebagai penampil kadar udara.Sedangkan untuk sirkulasi udara dan pemanas ruangan menggunakan  2 buah kipas dan bola lampu sebagai pemanas ruangan.Sistem ini akan bekerja apabila sensor TGS2600 tersebut telah mendeteksi udara kotor,kemudian diproses. Setelah itu kipas akan berputar secara otomatis untuk mengeluarkan udara kotor dan kipas yang satunya lagi akan menggantinya dengan udara yang bersih,disamping itu kadar udara ditampilkan pada LCD agar bisa dilihat dan diketahui oleh user. Sebagai tambahannya pada proyek akhir, Saudari Rini juga merancang sebuah alat pemanas ruangan dengan menggunakan sensor suhu dan bola lampu.
Dilihat dari proyek akhir yang dibuat oleh Saudari Rini Sefriani belum menggunakan output suara dan keypad sebagai langkah antisipasi.Maka dari itu penulis merancang program dengan menambahkan output suara dan keypad dalam rancangan dan pembuatan proyek akhir  tersebut..
Sebagaimana sistem kerja dari proyek akhir yang penulis rancang mengggunakan mikrokontroller ATMEGA16 dan menggunakan dua buah sensor udara yaitu MQ-135 sebagai pendeteksi kadar Oksigen dan TGS2442 sebagai pendeteksi kadar Karbon Monoksida, selain itu juga menggunakan LCD sebagai penampil kadar udara.
Sistem ini akan bekerja apabila masing-masing sensor yaitu sensor TGS2442 dan sensor MQ-135 telah mendeteksi udara kotor yang berskala rendah sampai berskala tinggi,sesuai fungsi dari masing-masing sensor. Sensor akan memberikan data berupa perubahan tegangan ke mikrokontroler ATMEGA16 yang selanjutnya akan ditampilkan pada  LCD. Tampilan pada LCD menunjukkan kualitas udara saat tertentu. Jika kualitas udara bersih, maka kipas tidak berputar, sedangkan jika udara terdapat polusi maka kipas akan berputar untuk mensirkulasikan udara agar kembali normal. 
Cara kerjanya yaitu kipas akan berputar secara otomatis untuk mengeluarkan udara kotor dan kipas yang satunya lagi akan menggantinya dengan udara yang bersih,disamping itu kadar udara ditampilkan pada LCD agar bisa dilihat dan diketahui oleh user. Terkadang user lupa dan tidak selalu memperhatikan kadar udara yang ditampilkan pada LCD,akibatnya user tidak dapat mengetahui kadar udara pada saat itu.Maka dari  keterbatasan itu,penulis  menambahkan program output suara. Seiring dengan pemberitahuan kadar udara pada LCD, output suara juga akan memberitahu user bagaimana kondisi udara pada saat itu,dengan satu kali panggilan informasi.
Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan perlu dirancang suatu program untuk alat yang dituangkan dalam bentuk Proyek Akhir dengan judul “Rancang Bangun Program Sistem Pengendalian Sirkulasi Udara Dalam Ruangan Melalui Pendeteksi Kualitas Udara Berbasis Mikrokontroller ATMEGA16”. Sedangkan bagian hardware dikerjakan oleh Ryan Satriadi (2008/03281) dengan judulRancang Bangun Sistem Pengendalian Sirkulasi Udara Dalam Ruangan Melalui Pendeteksi Kualitas Udara Berbasis Berbasis Mikrokontroller ATMEGA16”.

B.       Identifikasi Masalah
 Berdasarkan latar belakang yang telah di uraikan, maka di identifikasi masalah sebagai berikut :
1.      Bagaimana merancang dan membuat program Mikrokontroler ATMEGA16 Pada Pemutar Sirkulasi Udara dan Pendeteksian Kualitas Udara.
2.      Bagaimana mengaplikasikan bahasa pemrograman BASCOM-AVR dengan mikrokontroler ATMEGA16.
3.      Bagaimana merancang dan membuat program data suara yang dikeluarkan melalui speaker kemudian tersimpan pada memori IC Chipcorder ISD25120.


C.      Batasan Masalah
                 Berdasarkan identifikasi masalah maka dapat di batasi masalah sebagai berikut :
1.      Menjelaskan program pengendali peralatan menggunakan bahasa pemrograman BASCOM-AVR 16.
2.      Program yang dirancang dikendalikan oleh mikrokontroler ATMEGA16 dan terdiri dari komponen pendukung ; sensor udara, IC Chipcorder ISD25120, LCD (Liquid Crystal Display).
3.      Perancangan Program pemutar sirkulasi udara dan sensor MQ-135  sebagai pendeteksii yang ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display) untuk mengetahui kualitas udara
4.      Perancangan Program untuk proses pengiriman kode manual dari keypad sebagai input data yang ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display) untuk mengetahui udara.

D.      Perumusan Masalah
Berdasarkan batasan masalah maka dirumuskan masalah sebagai berikut Bagaimana Merancang dan Membangun Program Aplikasi Mikrokontroler ATMEGA16  Pada Pendeteksi Kualitas Udara dan Pengendalian Sirkulasi Udara Secara Otomatis”.

E.     Tujuan Proyek Akhir
               Tujuan dari pembuatan proyek akhir ini adalah sebagai berikut :
1.      Perancangan program yang mampu mendeteksi kualitas udara dan ditampilkan pada layar LCD (Liquid Crystal Display) dengan menggunakan mikrokontroler ATMEGA16 sebagai pengendali.
2.      Untuk mendayagunakan mikrokontroler ATMEGA16 sebagai pengendali dari peralatan yang dirancang.
3.      Terbentuknya program untuk proses pendeteksian kualitas udara kemudian ditampil kan pada LCD (Liquid Crystal Display) dan disimpan pada EEPROM mikrokontroler ATMEGA16.

F.     Manfaat Proyek Akhir
               Manfaat yang di peroleh dari perancangan proyek akhir ini adalah :
  1. Memudahkan dan memberikan kenyamanan apabila teknologi tersebut diterapkan dalam dunia nyata.
2.      Diperolehnya suatu program Aplikasi Mikrokontroller ATMEGA16 pada Pengendalian Sirkulasi Udara.
3.      Memberikan jaminan kesehatan dan hasil dari pendeteksian kualitas udara dapat ditampilkan pada layar LCD (Liquid Crystal Display) dengan menggunakan  mikrokontroler ATMEGA16 sebagai pengendali.
4.      Mengetahui lebih cepat udara yang sudah terkontaminasi pada ruangan karena alat ini di lengkapi output suara.

1 komentar:

  1. bolehkah saya mengetahui bagaimana cara pembuatannya dan apa saja yang komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan alat pendektektor asap rokok ...
    mohon pencerahanya Gan !! trimakasih

    BalasHapus